30 Apr 2010 @ 12:01 AM 








Karena di daerah saya termasuk daerah desa pinggiran dari kota jogja. beberapa sinyal GSM dan CDMA terlalu lemah. jaman sekarang memang sudah banyak orang memakai koneksi internet menggunakan modem GSM atw CDMA. hampir semua provider telp selular sudah saya coba tapi yang paling murah dan ttp unlimited adalah paket internetan dari SMART sampai saat ini.

tapi sayangnya sinyal SMART di rumah saya terlalu lemah, sehingga koneksi jadi terhambat. akhirnya mulai berfikir untuk merakit antena. dengan bekal pengalaman 0% akhirnya searching2 di google dan dapt beberapa cara menghitung dan merakit antena YAGI.

Kenapa memilih antena YAGI:

1. karena Antena yagi mempunyai penguatan yang cukup besar
2. besar penguatan dapat di atur sesuai kebutuhan
3. dapat bekerja pada range frekuensi.
5. modem bisa di pasang di bawah (tidak harus di tempelkan dekat antena)

saya kira cukup nie basa basinya. langsung aja kita bahas

Dari berbagai literature tentang antenna Yagi pada Band manapun, secara umum bisa
disimpulkan sbb :
a. Driven Element mempunyai panjang ½ lamda ( lambda ). Sehingga rumus untuk menghitung total panjang Driven Element sebuah Yagi adalah sbb :
Dimana :
f adalah frekwensi kerja yang diinginkan.
Lamda adalah panjang gelombang diudara
L adalah panjang Driven Element.
K adalah velocity factor pada logam yang diambil sebesar 0,95.

b. Panjang Reflector biasanya dibuat sekitar 7 % lebih panjang dari Driven Element.
c. Panjang Director 1 dibuat 5 % lebih pendek dari Driven Element.
Jika akan dibuat Yagi yang memiliki elemen lebih dari 3 elemen, maka Director berikutnya ( Director 2 ) biasanya dipotong sedikit lebih pendek dari Director 1. Demikian juga dengan Director 3 , Director 4 dan seterusnya.. Sebagai contoh, kita akan membuat antenna Yagi untuk bekerja pada 144 MHz ( 2 m band).
Maka dari perhitungan diperoleh :
lamda = 300 / 1900,000  =  0.1578947 meter.
K = diambil sebesar 0,95.

Panjang Driven Elemen=1/2 * K * Lamda
Jadi Panjang Driven Element adalah

0,5  x 0,95  x  0,1578947 meter = 0,0749999825 meter atau dibulatkan 75 mm.

Panjang Reflector 7 % lebih panjang dari Driven Element. Maka panjang Reflector adalah

1,07 x 7,5cm= 8.025 cm dibulatkan 80.25 mm.

Panjang Director 1 dibuat 5 % lebih pendek dari Driven Element. Maka panjang Director 1 adalah

0,95 x 7,5cm = 7.125cm= 71.25 mm

Nah, kita sudah menghitung panjang element sebuah Yagi 3 element yang mempunyai gain sekitar 5 dB. Bagaimana dengan jarak antara element ?.
Dari literatur yang pernah Penulis baca :
- Gain terbesar diperoleh jika jarak antara Driven Element dengan Reflector sekitar 0,2 lamda – 0,25 lamda.
- Untuk memperoleh coupling yang baik antara Driven Element dengan Director 1, maka Director 1 sebaiknyaditempatkan sejauh 0,1 lamda – 0,15 lamda dari Driven Element.
- Director 2 agar ditempatkan sejauh 0,15 lamda – 0,2 lamda dari Director 1.
- Director 3 ditempatkan sejauh 0,2 lamda – 0,25 lamda dari Director 2. Dst.

di atas adalah perhitungan secara matematis panjang driven elemen untuk antena 1900MHz. tidak usah pusing dengan rumus di atas karena sudah ada kalkulator yagi untuk mennghitung bisa di download di http://kewlshare.com/dl/8654fdbd6190/yagisetup.exe.html

Utk menggunakan program tsb Anda cukup mengisikan frekuensi, elemen antena yagi yg akan dibuat, diameter elemen yg akan digunakan serta jenis kabel.

yagi1 membuat antena untuk smart 1900MHZ

Frekuensi kita isikan 1900 MHz, karena hp smart bekerja pd frekuensi 1900 MHz, maka director kita isikan 20. berarti total elemen sejumlah 22  (20 direktor + 1 reflektor + 1 radiator (penangkap sinyalnya)). karena dirumah banyak kawt listrik maka saya menggunakan kawat listrik  1,5 mm, maka isikan 1,5 utk diameter elemen. Sedangkan utk kabel menggunakan kabel 75  ohm, maka isikan 75 ohm.
yagi2 membuat antena untuk smart 1900MHZ
yagi4 membuat antena untuk smart 1900MHZ
yagi5 membuat antena untuk smart 1900MHZ
Apabila hasil kalkulasi tsb Anda print, maka akan terlihat lebih detail utk desain radiatornya dlm mm. Dg demikian antena tsb akan mempunyai penguatan sebesar 17,7 Db.

Selanjutnya bahan-bahan yg kita persiapkan adalah pipa aluminium utk boom atau kerangka antena (bisa kita pakai bekas antena tv) diameter sembarang panjang minimal 1132 mm sesuai hasil kalkulasi diatas, kawat listrik ukuran 1,5 mm, PCB polos, bor, solder, penggaris, cutter, tang utk memotong kawat, dan lain sbgnya yg mungkin kita perlukan utk pembuatan antena tsb.
selanjutnya memotong elemen

yagi1 membuat antena untuk smart 1900MHZ

Reflektor = 88 mm, spasi 36,5 mm dari ujung belakang boom
Radiator = tipe folded dipole, spasi 32 mm dari reflektor
Panjang keseluruhan kawat 198 mm
yagi2 membuat antena untuk smart 1900MHZ
Titik tengah kawat HC=CG = 99 mm

Jarak BC=CD = 31 mm
Jarak HI=GF = 29 mm
Jarak HA=GE = 48 mm
Jarak HB=GD = 68 mm
Jarak antara HG = 5 mm
Diameter lengkungan BI=DF = 25 mm
Panjang dan spasi masing – masing director sebagai berikut :

No.
Panjang (mm)
Spasi dengan elemen sebelumnya (mm)
1
79
12
2
78
28
3
77
34
4
77
39
5
76
44
6
75
47
7
75
50
8
74
52
9
74
54
10
73
57
11
73
69
12
73
61
13
72
62
14
72
62
15
72
63
16
71
63
17
71
63
18
71
63
19
70
63
20
70
63

Kemudian pipa aluminium kita lubangi dengan bor, sesuai dengan spasi tersebut. Ada baiknya kalau sebelumnya kita ukur dahulu, kemudian kita tandai dengan pensil sebelum kita bor. Selanjutnya masing-masing elemen kita masukkan ke dalam pipa tersebut, lalu kita solder masing-masing pinggirnya untuk memperkuat posisi kawat. Ingat yang kita solder Cuma kawat tembaganya saja, karena aluminium tidak bisa disolder.

yagi3 membuat antena untuk smart 1900MHZ

Untuk bagian radiator (penangkap sinyal) dapat kita solderkan pada sepotong PCB yang telah kita bentuk.

yagi4 membuat antena untuk smart 1900MHZ

Setelah semua bagian selesai kita rakit, kita membuat bagian penerima yang akan dipasangkan di belakang HP kita.  Agar tidak perlu merubah HP kita, kita membuat induksi dari sepotong PCB dengan pola alur seperti di bawah ini.

polainduktorantena membuat antena untuk smart 1900MHZ

Setelah selesai kita bikin, kemudian kita solderkan kabel coaxial kita.  Inti kabel kita solderkan pada bagian pinggir, sedangkan ground (serabut) kita solderkan pada bagian tengah.

Image006 membuat antena untuk smart 1900MHZ

Kemudian kita berikan klem pada antena kita, selanjutnya kita coba arahkan antena ke BTS.  Sudut antena ini adalah 40°.  Kita hadapkan pada arah yang memberikan sinyal terkuat.  Sedangkan HP kita letakkan diatas PCB yang telah dibentuk alur induksi seperti diatas.  Pengalaman penulis, sebelum diberi antena sinyal tidak ada – 1 bar.  Setelah diberi antena sinyal menjadi full, atau setidaknya stabil pada 3-4 bar. Namun demikian kecepatan tetap max 153 Kbps.

20653 103573169670574 100000536731522 97208 3008182 n membuat antena untuk smart 1900MHZ

20653 103573159670575 100000536731522 97206 6301474 n membuat antena untuk smart 1900MHZ


yagi1 membuat antena untuk smart 1900MHZ











Frekuensi kita isikan 1900 MHz, karena hp smart bekerja pd frekuensi 1900 MHz, kemudian director kita isikan 20. berarti kita akan membuat antena yagi dg jumlah elemen keseluruhan 22 elemen (20 direktor + 1 reflektor + 1 radiator (penangkap sinyalnya)). Elemennya saya mencoba menggunakan bekas kawat listrik dg diameter 1,5 mm, maka isikan 1,5 utk diameter elemen. Sedangkan utk kabel saya menggunakan kabel 75  ohm, maka isikan 75 ohm.
yagi2 membuat antena untuk smart 1900MHZ

setelah semua anda isi kita klik “calculate” maka akan muncul jendela hasil kalkulasi spt di bawah ini

yagi3 membuat antena untuk smart 1900MHZ
yagi4 membuat antena untuk smart 1900MHZ

yagi5 membuat antena untuk smart 1900MHZ

Apabila hasil kalkulasi tsb Anda print, maka akan terlihat lebih detail utk desain radiatornya dlm mm. Dg demikian antena tsb akan mempunyai penguatan sebesar 17,7 Db.

Selanjutnya bahan-bahan yg kita persiapkan adalah pipa aluminium utk boom atau kerangka antena (bisa kita pakai bekas antena tv) diameter sembarang panjang minimal 1132 mm sesuai hasil kalkulasi diatas, kawat listrik ukuran 1,5 mm, PCB polos, bor, solder, penggaris, cutter, tang utk memotong kawat, dan lain sbgnya yg mungkin kita perlukan utk pembuatan antena tsb.

Langkah selanjutnya kita memotong kawat tembaga untuk dipergunakan sebagai elemen – elemennya.

yagi1 membuat antena untuk smart 1900MHZ

Reflektor = 88 mm, spasi 36,5 mm dari ujung belakang boom
Radiator = tipe folded dipole, spasi 32 mm dari reflektor
Panjang keseluruhan kawat 198 mm
yagi2 membuat antena untuk smart 1900MHZ

clip image001 membuat antena untuk smart 1900MHZ Titik tengah kawat HC=CG = 99 mm

Jarak BC=CD = 31 mm
Jarak HI=GF = 29 mm
Jarak HA=GE = 48 mm
Jarak HB=GD = 68 mm
Jarak antara HG = 5 mm
Diameter lengkungan BI=DF = 25 mm
Panjang dan spasi masing – masing director sebagai berikut :
No.
Panjang (mm)
Spasi dengan elemen sebelumnya (mm)
1
79
12
2
78
28
3
77
34
4
77
39
5
76
44
6
75
47
7
75
50
8
74
52
9
74
54
10
73
57
11
73
69
12
73
61
13
72
62
14
72
62
15
72
63
16
71
63
17
71
63
18
71
63
19
70
63
20
70
63
yagi3 membuat antena untuk smart 1900MHZ

clip image002 membuat antena untuk smart 1900MHZ Kemudian pipa aluminium kita lubangi dengan bor, sesuai dengan spasi tersebut. Ada baiknya kalau sebelumnya kita ukur dahulu, kemudian kita tandai dengan pensil sebelum kita bor. Selanjutnya masing-masing elemen kita masukkan ke dalam pipa tersebut, lalu kita solder masing-masing pinggirnya untuk memperkuat posisi kawat. Ingat yang kita solder Cuma kawat tembaganya saja, karena aluminium tidak bisa disolder.
















clip image003 membuat antena untuk smart 1900MHZ clip image004 membuat antena untuk smart 1900MHZ Untuk bagian radiator (penangkap sinyal) dapat kita solderkan pada sepotong PCB yang telah kita bentuk.
yagi4 membuat antena untuk smart 1900MHZ

 membuat antena untuk smart 1900MHZ
 membuat antena untuk smart 1900MHZ

PCB yang sudah disolder dengan radiator kemudian saya beri lem bakar.

Setelah semua bagian selesai kita rakit, kita membuat bagian penerima yang akan dipasangkan di belakang HP kita.  Agar tidak perlu merubah HP kita, kita membuat induksi dari sepotong PCB dengan pola alur seperti di bawah ini.

polainduktorantena membuat antena untuk smart 1900MHZ

Setelah selesai kita bikin, kemudian kita solderkan kabel coaxial kita.  Inti kabel kita solderkan pada bagian pinggir, sedangkan ground (serabut) kita solderkan pada bagian tengah.
Image006 membuat antena untuk smart 1900MHZ
Kemudian kita berikan klem pada antena kita, selanjutnya kita coba arahkan antena ke BTS.  Sudut antena ini adalah 40°.  Kita hadapkan pada arah yang memberikan sinyal terkuat.  Sedangkan HP kita letakkan diatas PCB yang telah dibentuk alur induksi seperti diatas.  Pengalaman penulis, sebelum diberi antena sinyal tidak ada – 1 bar.  Setelah diberi antena sinyal menjadi full, atau setidaknya stabil pada 3-4 bar. Namun demikian kecepatan tetap max 153 Kbps.
 membuat antena untuk smart 1900MHZ

Demikianlah, selamat mencoba.  Maaf apabila kata-kata penulis, kurang jelas atau terkesan “wagu”. Hal ini karena keterbatasan penulis yang masih newbie, alias pendatang baru, pemula, beginner atau apalah istilahnya.






Tags Tags: , , , ,
Categories: hardware
Posted By: asbin
Last Edit: 30 Apr 2010 @ 12 04 AM

EmailPermalinkComments (22)
\/ More Options ...
Change Theme...
  • Users » 1
  • Posts/Pages » 49
  • Comments » 50
Change Theme...
  • VoidVoid « Default
  • LifeLife
  • EarthEarth
  • WindWind
  • WaterWater
  • FireFire
  • LightLight

About



    No Child Pages.