



Karena di daerah saya termasuk daerah desa pinggiran dari kota jogja. beberapa sinyal GSM dan CDMA terlalu lemah. jaman sekarang memang sudah banyak orang memakai koneksi internet menggunakan modem GSM atw CDMA. hampir semua provider telp selular sudah saya coba tapi yang paling murah dan ttp unlimited adalah paket internetan dari SMART sampai saat ini.
tapi sayangnya sinyal SMART di rumah saya terlalu lemah, sehingga koneksi jadi terhambat. akhirnya mulai berfikir untuk merakit antena. dengan bekal pengalaman 0% akhirnya searching2 di google dan dapt beberapa cara menghitung dan merakit antena YAGI.
Kenapa memilih antena YAGI:
1. karena Antena yagi mempunyai penguatan yang cukup besar
2. besar penguatan dapat di atur sesuai kebutuhan
3. dapat bekerja pada range frekuensi.
5. modem bisa di pasang di bawah (tidak harus di tempelkan dekat antena)
saya kira cukup nie basa basinya. langsung aja kita bahas
Dari berbagai literature tentang antenna Yagi pada Band manapun, secara umum bisa
disimpulkan sbb :
a. Driven Element mempunyai panjang ½ lamda ( lambda ). Sehingga rumus untuk menghitung total panjang Driven Element sebuah Yagi adalah sbb :
Dimana :
f adalah frekwensi kerja yang diinginkan.
Lamda adalah panjang gelombang diudara
L adalah panjang Driven Element.
K adalah velocity factor pada logam yang diambil sebesar 0,95.
b. Panjang Reflector biasanya dibuat sekitar 7 % lebih panjang dari Driven Element.
c. Panjang Director 1 dibuat 5 % lebih pendek dari Driven Element.
Jika akan dibuat Yagi yang memiliki elemen lebih dari 3 elemen, maka Director berikutnya ( Director 2 ) biasanya dipotong sedikit lebih pendek dari Director 1. Demikian juga dengan Director 3 , Director 4 dan seterusnya.. Sebagai contoh, kita akan membuat antenna Yagi untuk bekerja pada 144 MHz ( 2 m band).
Maka dari perhitungan diperoleh :
lamda = 300 / 1900,000 = 0.1578947 meter.
K = diambil sebesar 0,95.
Panjang Driven Elemen=1/2 * K * Lamda
Jadi Panjang Driven Element adalah
0,5 x 0,95 x 0,1578947 meter = 0,0749999825 meter atau dibulatkan 75 mm.
Panjang Reflector 7 % lebih panjang dari Driven Element. Maka panjang Reflector adalah
1,07 x 7,5cm= 8.025 cm dibulatkan 80.25 mm.
Panjang Director 1 dibuat 5 % lebih pendek dari Driven Element. Maka panjang Director 1 adalah
0,95 x 7,5cm = 7.125cm= 71.25 mm
Nah, kita sudah menghitung panjang element sebuah Yagi 3 element yang mempunyai gain sekitar 5 dB. Bagaimana dengan jarak antara element ?.
Dari literatur yang pernah Penulis baca :
- Gain terbesar diperoleh jika jarak antara Driven Element dengan Reflector sekitar 0,2 lamda – 0,25 lamda.
- Untuk memperoleh coupling yang baik antara Driven Element dengan Director 1, maka Director 1 sebaiknyaditempatkan sejauh 0,1 lamda – 0,15 lamda dari Driven Element.
- Director 2 agar ditempatkan sejauh 0,15 lamda – 0,2 lamda dari Director 1.
- Director 3 ditempatkan sejauh 0,2 lamda – 0,25 lamda dari Director 2. Dst.
di atas adalah perhitungan secara matematis panjang driven elemen untuk antena 1900MHz. tidak usah pusing dengan rumus di atas karena sudah ada kalkulator yagi untuk mennghitung bisa di download di http://kewlshare.com/dl/8654fdbd6190/yagisetup.exe.html






|
No.
|
Panjang (mm)
|
Spasi dengan elemen sebelumnya (mm)
|
|
1
|
79
|
12
|
|
2
|
78
|
28
|
|
3
|
77
|
34
|
|
4
|
77
|
39
|
|
5
|
76
|
44
|
|
6
|
75
|
47
|
|
7
|
75
|
50
|
|
8
|
74
|
52
|
|
9
|
74
|
54
|
|
10
|
73
|
57
|
|
11
|
73
|
69
|
|
12
|
73
|
61
|
|
13
|
72
|
62
|
|
14
|
72
|
62
|
|
15
|
72
|
63
|
|
16
|
71
|
63
|
|
17
|
71
|
63
|
|
18
|
71
|
63
|
|
19
|
70
|
63
|
|
20
|
70
|
63
|







setelah semua anda isi kita klik “calculate” maka akan muncul jendela hasil kalkulasi spt di bawah ini


|
No.
|
Panjang (mm)
|
Spasi dengan elemen sebelumnya (mm)
|
|
1
|
79
|
12
|
|
2
|
78
|
28
|
|
3
|
77
|
34
|
|
4
|
77
|
39
|
|
5
|
76
|
44
|
|
6
|
75
|
47
|
|
7
|
75
|
50
|
|
8
|
74
|
52
|
|
9
|
74
|
54
|
|
10
|
73
|
57
|
|
11
|
73
|
69
|
|
12
|
73
|
61
|
|
13
|
72
|
62
|
|
14
|
72
|
62
|
|
15
|
72
|
63
|
|
16
|
71
|
63
|
|
17
|
71
|
63
|
|
18
|
71
|
63
|
|
19
|
70
|
63
|
|
20
|
70
|
63
|
Kemudian pipa aluminium kita lubangi dengan bor, sesuai dengan spasi tersebut. Ada baiknya kalau sebelumnya kita ukur dahulu, kemudian kita tandai dengan pensil sebelum kita bor. Selanjutnya masing-masing elemen kita masukkan ke dalam pipa tersebut, lalu kita solder masing-masing pinggirnya untuk memperkuat posisi kawat. Ingat yang kita solder Cuma kawat tembaganya saja, karena aluminium tidak bisa disolder.

PCB yang sudah disolder dengan radiator kemudian saya beri lem bakar.
Setelah semua bagian selesai kita rakit, kita membuat bagian penerima yang akan dipasangkan di belakang HP kita. Agar tidak perlu merubah HP kita, kita membuat induksi dari sepotong PCB dengan pola alur seperti di bawah ini.



More Options ...
Categories
Tag Cloud
Blog RSS
Comments RSS


Void « Default
Life
Earth
Wind
Water
Fire
Light 